| Kegiatan OSIS |
|
|
|
|
Dari beberapa program kerja tersebut disini kita akan menampilkan term of reference dari kegiatan-kegiatan yang telah terealisasi. yaitu: 1. Latihan Dasar Kepemimpinan (LDK) Pelajar adalah elemen penting dalam keberlanjutan kepemimpinan di masa depan. Merekalah yang akan menggantikan kepemimpinan masa sekarang di masa yang akan datang, dalam kapasitasnya sebagai The Future Leader and Agent of Change. Akan tetapi terkadang terhadang dengan tidak stabilnya semangat mereka untuk mengetahui dan mengelola informasi, supaya menjadi pesan yang bisa diterima dirinya, komunitasnya, maupun masyarakat sekitarnya. Karena hal tersebut banyak pelajar yang tidak sabar bahwa dirinya nanti akan menjadi pemimpin di masa depan. Pelajar begitu antusias dalam dunia keorganisasian, bisa dilihat dari makin banyanya organisasi-organisasi yang muncul dalam masyarakat kita yang takutnya bisa membawa dampak-dampak negative bagi pelajar-pelajar kita. Namun banyak dari pelajar belum mengetahui dasar-dasar dalam keorganisasian. Oleh karena itu kami Pengurus Organisasi Siswa intara Sekolah sebagai organisasi di MA NU Banat Kudus, merasa tergugah untuk menggali potensi pelajar yang begitu besar dalam dunia organisasi dengan mengadakan Latihan Dasar Kepemimpinan. 2. Masa Kesetiaan Anggota (MAKESTA) Masa Kesetiaan Anggota (Makesta) merupakan agenda tahunan yang selalu diadakan oleh Pimpinan Komisariat IPPNU MA NU Banat Kudus sebagai syarat untuk diakui sebagai anggota IPPNU Kudus. Pada kegiatan maskesta tersebut, diikuti oleh seluruh kelas X karena merekalah awal dari keluarga besar PK IPPNU MA NU Banat Kudus, sehingga belum mempunya Kartu Anggota. Setelah mereka di bina sehari penuh dengan materi-materi dari instruktur PC IPPNU Kudus dalam acara tersebut, mereka resmi menjadi Anggota PK IPPNU MA NU Banat Kudus dan diakui didalam PC IPPNU Kab. Kudus. Format kegiatannya yaitu, mereka menerima materi-,ateri setelah itu pada akhir kegiatan diadakan Adapun materi-materi yang mereka terima antara lain : KEORGANISASIAN DAN KEPEMIMPINAN Oleh : Alil Ma’unah, S. Ag - Organisasi à Sekumpulan orang yang bekerja sama yang mempunyai satu tujuan yang sama - Unsur-unsur organisasi : Sekelompok orang à kerja sama à kegiatan à tujuan - Hal-hal yang diperlukan : sarpras, aturan, pemimpin yang kualified, pembagian tugas yng jelas, dana. - Tujuan 2 : Umum, dan khusus : - arah dan pedoman, tolak ukur - Macam-macam organisasi : 1. Cara terbentuknya : Insidental (sesuai kebutuhan) Permanen 2. Bentuknya : Formal dan non formal 4. Manfaat : a. Memperluas wawasan (semakin banyak masalah, semakin menambah kedewasaan kita ) b. Menambah pengalaman dan pengetahuan tata cara bergaul c. Mengatur dan mengendalikan akhlaq d. Menjalin ukhuwah dan silaturrahim e. Mengurangi keegoisan f. Mempermudah pekerjaan yang berat g. Menumbuhkan TJ - Kepemimpinan à semua orang bisa menjadi pemimpin - Unsur-unsur kepemimpinan : Pemimpin à yang dipimpin à wadah / organisasi - Bentuk2: Traditional, Kharismatik, Rasional - 3 macam kepemimpina : a. Otoriter (semua harus menuruti pemimpin ) b. Demokratis c. Liberal (bebas) Yang paling tepat adl Demokratis. Tetapi ada kalanya Liberal juga tepat - Sifat dan peran seorang pemimpin : Ing ngarsa sung tuladha (memberikan contoh) Ing madya mangun karsa ( ikut membaur) Tut wuri Handayani (ikut mendukung) - Yang harus dilakukan : Planning, organizing, actuating, programming, pelaksanaan, pengawasan - Tugas pemimpin : Penentu kebijakan, membuat keputusan, mengajak2, memotivasi anggota dan mempunyai inspirasi, dan mampu memp’tjkan. - Yang harus diperhatikan : Memberi penghargaan, memecahkan masalah, memahami perbedaan karakteristik anggotanya, jangan cepat puas, adil ke semua pihak. Ke – IPPNU-an Oleh : Ana Shofawati, S.Pd - IPPNU merupakan organisasi yang berasaskan pancasila à warga nergara Indonesia - IPPNU di Kudus : Sekolah, Ponpes, Perguruan Tinggi. - Sejarah IPPNU : Tanggal 2 Maret 1955 para ‘ulama’ sudah merasakan imbas globalisasi. Dan dirasa mempengaruhi para remaja. Dan kalau tidak di bendung maka merusak moral remaja. Maka NU membentuk IPPNU, pada kongres pertama NU di solo dan yang pertama mejadi ketuanya adalah Hj. Umroh Mahfudloh. - Fungsi : terlampir di materi - Tujuan : Bertqwa pada allah Terbentuknya kader islam yang berwawasan kebangsaan Bertanggungjawab atas kelestraian islam Ahlussunah Wal Jama’ah Masyarakat Indonesia yang adil dan makmur - Masa pertumbuhanà Muktamar di Jogjakarta memutuskan lambang/logo - Masa pengokohanà bahwa IPPNU merupakan organisasi kepemudaan - Masa pembaktian terjadi pemberontakan G30S PKI membaktikan dirinya dan membentuk ?.... - Masa pembaruan IPNU mengganti nama untuk mengelabui seseorang menjadi IPNU dan IPPNU pada tahun 1988 - Masa penegasan à kongres Surabaya di putuskan nama IPNU dan IPPNU untuk pelajar - Anggota IPNU dan IPPNU : a. Anggota biasa (remaja putri berusia 13-30 tahun) b. Anggota luar biasa (alumni dan orangyang berjasa dalam IPNU/IPPNU) - Pimpinan pusat : Margareth Aliyatul Maemunah (terpilih pada kongres di Brebes tanggal 23 Juli dari Tulungangung) IPNU : Ahmad Syauqi - Pimpinan wilayah : tanggal 23 November à Muhaimin (wonosobo) IPPNU : Nur Azizah (pekalongan) KEPROTOKOLAN Oleh : Dwi Erviana Sari - Memakai kata yang tepat dalam MC adalah : dengan menggunakan kata meniti - Instruktur dengan protocol berbeda : - Instruktur : tim yang mengatur acara (pelaksana) Protokol : dari awal (panitia) - Dalam acara resmi cukup menggunakan 1 kalimat yang singkat. Tidak perlu bertele-tele. - Susunan acara dibacakan yang benar adalah tidak perlu menggunakan yang pertama, yang kedua, dll. Cukup langsung point-pointnya. - Yang dilakukan sebelum acara di mulai : persiapan, gladi bersih. - Gladi ada 2 : Gladi bersih (semuanya sudah fix), dan gladi kotor (belum matang acaranya. Salah satu petugas masih ada yang belum hadir ). 3. Classmeeting Setelah bergulit dengan soal-soal yang menentukan hasil Raport kita, TIM OSIS kita mengadakan kegiatan yang tak kalah serunya. Sorak-sorai peserta didik sangat terlihat begitu antusias menyemangati jagoan mereka dari masing-masing kelas. Bakat-bakat yang mereka miliki tersalurkan melalui ajang kegiatan tersebut. Setelah UAS, pengurus OSIS berkumpul dan memikirkan apa yang akan dilombakan. Usulan demi usulan diutarakan oleh anak-anak OSIS. Lalu, diputuskanlah oleh ketua panitia pada tanggal 13-14 Desember 2010 lomba yang berlangsung. Lomba tersebut meliputi Voly, LCC, Cerdas Cermat Aswaja, LKTI, dan Contest Maratus sholichah. semuanya sangat menarik. Tetapi dari sekian lomba yang sangat di tunggu-tunggu oleh peserta adalah Contest maratus sholichah. gimana Nggak??? Lomba tersebut adalah lomba perdana dari sekian tahun classmeeting diadakan. Kriteria dari lomba tersebut, tidak hanya sekedar tampil menawan, anggun, dsb. Tetapi dia juga harus pandai berbahasa asing (Arab dan Inggris), dan paham seluruh isi Kitab Akhlaqul Banat. sehingga dari adanya lomba tersebut diharapkan siswi-siwi Madarasah Aliyah NU Banat Kudus menjadi perempuan maratus sholichah, bersopan santun yang tinggi, dan berakhlaqul karimah. Pemenangnya diambil dalam dua kategori, yaitu Juara Umum dan Runner Up. Gimana?? keren kan?????? Ada yang tertarik ikut lomba itu???? Syaratnya : 1. Harus jadi warga Asli Banat 2. Memenuhi Kriteria 3. Tunggu lagi pada acara Classmeeting selanjutnya. Karena classmeeting semester gasal telah berlangsung… ^_^ 4. Latihan Dasar Jurnalistik Tulis menulis sangatlah penting. Pelajar dalam mengembangkan potensi yang dimilikinya sangat bagus jika diapresiasikan dalam sebuah tulisan. Menjadi penulis sangatlah bangga karena bisa mengungkapkan apa yang ada dalam benak fikirannya dalam sebuah tulisan. Begitu besar peran seorang penulis sehingga sebuah pepatah mengatakan “ Ketajaman pena jauh lebih tajam dibandingkan mata pedang”. Dunia tidak akan menarik jika tidak ada kulit tinta (penulis). Lewat tulisan kita bisa mengetahui dan menguasai berbagai informasi tidak hanya local tetapi seluruh dunia dapat terbaca. Bakat seseorang dalam tulis menulis itu tidak akan tampak jika dia tidak mau berlatih. Inti dari seorang penulis adalah berlatih, berlatih, dna berlatih. Dengan adanya era globalisasi seperti sekarang ini dan semakin canggihnya media teknologi sehingga semakin mudah kita mengaccess dan menampilkan kreasi-kreasi kita dalam bentuk tulisan tersebut yang orang lain juga akan lebih mudah menerima dan membaca apa yang kita akan informasikan lewat media tersebut. Disamping itu, tidak semua orang berpotensi dalam bidang jurnalistik. Oleh karena itu kami Pengurus Organisasi Siswa intra Sekolah sebagai organisasi di MA NU Banat Kudus, merasa tergugah untuk menggali potensi pelajar yang begitu besar dalam bidang tulis menulis dengan mengadakan Latihan Dasar Jurnalistik.
5. Kegiatan Dalam Rangka Harlah El-Syauqi Ke-3 Sebagai tindak lanjut dari adanya LDJ yang telah dipaparkan diatas, maka sebagai penyampai aspirasi peserta didik MA NU Banat dimuat di dalam sebuah Bulletin yang bernama El-Syauqi. Sehubungan dengan hal tersebut Sejarah dari kelahiran El-Syauqi tidak akan dilupakan begitu saja.
|
Ketua BPPMNU Banat Kudus K.H. MA'SHUM, AK
Kepala Madrasah Aliyah NU Banat Kudus Drs. H. MOH SAID
Wakil Manajemen Mutu Dra. Sri Roechanah
Wakil Kurikulum Drs. Subhan
Waka Kesiswaan Yusniati, SH,S.Pd
Waka Sarpras Dra. Siti Nur Asiyah
Waka Humas Agama H. Moh. Amin, S.Ag
