| Selayang Pandang |
|
|
|
|
Batas Wilayah Kudus terletak sekitar 52 km sebelah utara kota Semarang atau 30 km sebelah utara kota Demak, sekitar 25 km sebelah timur kota Jepara, dan sekitar 25 km sebelah barat kota Pati. Kota Kudus merupakan salah satu kota yang terletak di persimpangan antara Semarang dan Surabaya. Madrasah Aliyah NU Banat Kudus terletak sekitar 1,5 km dari pusat kota, tepatnya di Jln. KHM. Arwani Amin Kajan Krandon, telp / fax (0291) 443143, (0291) 331601 Kudus 59314 Potensi Daerah ![]() Kota ini biasa dikenal dengan kota industri atau kota kretek (banyak pabrik rokok dan perusahaan industri besar walaupun home industry ) dan kaya budaya yang bernuansa islami, terbukti banyaknya peninggalan bangunan-bangunan purbakala dan adat istiadat islami yang masih sangat melekat pada diri penduduk kota Kudus. Oleh karena itu, di kota ini banyak didirikan lembaga-lembaga pendidikan dan pondok pesantren. Sejarah Berdirinya MA NU Banat A. Sejarah Berdirinya MA Sejarah singkat berdirinya MA NU Banat Kudus KH. Masdain Amin (adik Hadlotusy Syekh KHR. Arwani Amin) pada tahun 1940 mendirikan TK Banat NU sebagai awal cita-cita mencetak kader-kader muslimah yang diharapkan siap memimpin umat. Bersambung tahun 1952 berdiri MI/SD Banat NU, tahun 1957 berdiri MTs Banat NU. Baru pada tanggal 3 Januari 1972 berdiri MA Banat NU, dengan awal siswa 7 siswa. Tahun demi tahun berkembang sehingga saat ini tahun pelajaran 2010/2011 tertampung 942 (Sembilan ratus empat puluh dua) peserta didik. Awal mula pendiri Madrasah Banat NU adalah KH. Masda’in Amin dibantu oleh KH. Ahdlori Utsman, H. Zainuri Noor, H. Noor Dahlan dan Rodli Millah, semuanya tergabung dalam pengurus Madrasah Banat. Tuntutan perkembangan pada tahun 1981 dibentuk Yayasan Pendidikan Banat Nomor 45/81. Dengan kepengurusan Yayasan Pendidikan Banat perkembangan Madrasah dari tahun ke tahun cukup bertambah baik, diminati oleh masyarakat dengan tamatan yang bisa diterima di masyarakat. Perguruan tinggi negeri maupun swasta, perguruan tinggi agama maupun umum sempat diisi oleh alumni Madrasah Banat NU Kudus. Perkembangan zaman berjalan sesuai dengan kondisi dan alur umat. Tahun 2002 lembaga-lembaga pendidikan yang dikelola oleh yayasan-yayasan warga NU bersiap diri untuk menyatu dalam perkumpulan jam’iyyah NU yang oleh PBNU penggabungnya didelegasikan kepada Pengurus Cabang Jam’iyyah NU, dengan SK PC NU Kabupaten Kudus Nomor : PC.11-07/362/SK/XII/2002 tertanggal 16 Desember 2002, secara resmi Badan Pelaksana Pendidikan Ma’arif NU (BPPM NU Banat) berkewajiban menyelenggarakan pendidikan MA. NU Banat Kudus meneruskan Yayasan Pendidikan Banat Kudus. Sesuai dengan Keputusan Men.Ag. No. 371 Tahun 1993 Tentang Madrasah Aliyah Keagamaan, maka pada tahun 1994 MA NU Banat Kudus membuka Madrasah Aliyah Keagamaan ( MAK ). Sesuai dengan persyaratan MAK yang harus menyediakan asrama ( boarding school ) maka hanya mampu menerima peserta didik untuk satu ruang pada setiap tahunnya. Cita-cita awal berdirinya membekali wanita-wanita Islam agar berpengetahuan Islam yang amali dan mampu memimpin wanita-wanita Islam untuk hidup maju bersama masyarakat yang lain, melangkah untuk memenuhi tuntutan-tuntutan yang zamani dan mampu berkompetisi positif dengan lembaga-lembaga yang lain, siap melaksanakan program pengembangan fisik maupun non fisik. Alhamdulillah tahun 1998 MA Banat NU memperoleh prestasi nasional juara III dalam HAB Depag RI dengan SK Dirjen BimGuRais tanggal 28 Desember 1998 No. E. IV/PP.(X)/KEP/01/1999. Tahun 2004 MA NU Banat memperoleh prestasi nasional juara II dalam HAB Depag RI dengan SK Menteri Agama RI tanggal 2 Januari 2004. MAK NU Banat, pemenang harapan Nasional dengan SK Menteri Agama RI No. 561. MA NU Banat Kudus sampai dengan tahun plajaran 2010/2011 membuka 4 program yaitu : Prog. Ilmu Keagamaan, Ilmu Pengetahuan Alam, Ilmu Pengetahuan Sosial dan Program Bahasa. Guna memenuhi tuntutan zamani yang serasi dengan kebutuhan masyarakat, saat ini sedang mengembangkan program ketrampilan berbahsa asing Arab/ Inggris dan ketrampilan tata boga sebagai extra kurikuler terprogram untuk menyongsong tafaqqud fiddin dengan perwujudan dan pengembangan Pondok Pesantren Yanaabi’ul Ulum Warrohmah. Oleh karena itu MA NU Banat Kudus sebagai wadah positif mencetak kader-kader muslimah yang ilmiah, beramaliah, bertaqwa dan terampil, siap hidup dimasyarakat global. Melengkapi dinamika pendidikan yang berkembang saat in, kami membuka program unggulan untuk memfasilitasi prestasi peserta didik.
B. Sejarah Berdirinya The Best Quality Class Sejak digulirkan Undang-Undang Sisdiknas Tahun 2003 yang memberikan angin segar untuk pengembangan Madrasah ada beberapa hal yang melandasi didirikannya The Best Quality Class, antara lain : 1. Undang-Undang Sisdiknas 2. Aturan pendidikan yang memberikan kesempatan Madrasah Swasta untuk mengembangkan program pendidiknya. 3. Munculnya gagasan Rintisan Madrasah Bertaraf Internasional (RMBI). Maka pada tahun pelajaran 2009/2010 kami telah membuka program unggulan dengan kelas khusus. Program unggulan ini dimaksudkan untuk mempersiapkan diri sebagai embrio Rintisan Madrasah Bertaraf Internasional (RMBI). Pada tahun pelajaran 2009/2010 baru dibuka satu kelas untuk kelas ungggulan dengan jumlah 31 peserta didik yang semuanya menjadi santri PPYUR (Pondok Pesantren Yanaabi'ul Ulum Warrahmah). Peserta didik untuk kelas khusus tersebut diambil dari 40 besar hasil seleksi penerimaan peserta didik baru pada tahun tersebut. Pada tahun pelajaran 2010/2011 ini, telah dibuka 2 kelas untuk kelas khusus (program unggulan) dengan jumlah 62 peserta didik. Dan pada tahun pelajran 2011/2012, juga untuk kelas unggulan dibuka 2 kelas dengan jumlah 70 peserta didik. |
Ketua BPPMNU Banat Kudus K.H. MA'SHUM, AK
Kepala Madrasah Aliyah NU Banat Kudus Drs. H. MOH SAID
Wakil Manajemen Mutu Dra. Sri Roechanah
Wakil Kurikulum Drs. Subhan
Waka Kesiswaan Yusniati, SH,S.Pd
Waka Sarpras Dra. Siti Nur Asiyah
Waka Humas Agama H. Moh. Amin, S.Ag
